Assalamualaikum pecinta tas, kembali lagi bersama saya. Seperti biasa saya disini akan menyampaikan berbagai macam hal yang berbau tas dan dompet. Tertarik dong, setelah ulasan saya kemaren mengenai Cara membuat tas tali kur kali ini saya akan mengulas tentang bagaimana cara membuat tas rajut.

Sebelum kita memasuki tutorial membuat tas dan dompet rajut sebaiknya kenalan dulu sama tas dan dompet rajut, kan tak kenal maka tak sayang. Nih, saya kenalkan.

Tas atau dompet rajut merupakan tas yang dibentuk melalui proses rajutan. Merajut sendiri adalah suatu hal vital untuk membuat tas rajut. Apasih merajut itu? Merajut merupakan salah satu teknik kerajinan tangan dengan merangkai sehelang benang menjadi beberapa bentuk yang di inginkan, seperti tas, baju dan sebagainya.

Apa Merajut itu?

Cara membuat tas rajut

Dikutip dari zonakreatif.com merajut berasal dari timur tengah loh, meskipun para ahli riset belum menemukan bukti yang kuat mengenai siapa pelopor rajut, berasal dari budaya manakah rajut itu, dimulai pada tahun berapa. Tapi dugaan terkuatnya berasal dari timur tengah.

Hmm.. kalian tau alasanya, kalau belum tau jangan khawatir. Pada tahun seribu masehi ditemukan sepasang kaos kaki dengan rajutan tangan bermotif kaligrafi rumit ditemukan pertama kali di Mesir. Selain itu periset sejarah Julie Theaker juga menuliskan artikel dengan judul “History of Knitting” yang memperkuat jika merajut berasal dari budaya Islam Timur Tengah.

Bagaimana ceritanya merajut bisa dikenal di Indonesia? Dari sumber yang sama dijelaskan, teknik merajut sampai di Indonesia dibawa Belanda pada masa penjajahan Belanda.

Pada masa itu para pribumi terutama wanita diajarkan cara merajut oleh noni-noni Belanda. Meskipun pada masa penjajahan Menambah pengetahuan tidak jadi masalah, apalagi sekarang perbanyaklah wawasan kalian dengan membaca artikel ini  😊 wkwkwk.

Teknik-Teknik Dasar Merajut Tas

Cara membuat tas rajut

Sebelum mengetahui cara membuat tas rajut, kita perlu tau dulu teknik teknik merajut ya kan?. Merajut saat ini juga bisa menggunakan dua cara yakni tangan dan mesin. Merajut dari tangan terdapat beberapa gaya dan teknik diantaranya:

  1. Teknik dasar, tusuk atas dan tusuk bawah. Bagaimana penjelasan teknik tusuk atas dan tusuk bawah in? tusuk atas yakni mengaitkan benang dari atas ke depan, sedangkan tusuk bawah, mengaitkan benang dari belakang. hasil dari teknik tusuk atas dan tusuk bawah biasasnya akan menyeruai huruf v yang saling berkaitan.
  2. Perajutan dasar, teknik ini akan menggunakan dua jarum rajut. Ciri-cirinya bisa dilihat dari hasil rajutan yang berbentuk persegi panjang.
  3. Perajutan Melingkar, teknik ini menggunakan jarum berujung dua atau lebih dikelal dengan jarum melingkar. Seperti nama tekniknya, hasil dari rajutan ini akan berbentuk silinder.

Setelah mengetahui beberapa sadar teknik merajut dengan tangan yang peru kita ketahui yakni perbedaan rajut tangan dan rajut mesin. Secera sepintas rajut mesin dan tangan tidak memiliki perbedaan yang mencolok, tapi bagi pecinta rajut mereka akan secar jelas melihatnya. Oke langsung kita bangkinkan saja ‘mereka’ dari beberapa aspek.

Pertama, dari segi kualitas rajutan tangan lebih memiliki keragaman tergatung seberapa ahli pembuatnya, sedangkan rajutan mesin kualitas cinderung sama. Akan tetapi, bisa jadi rajutan tangan akan jauh lebih baik dari pada rajutan mesin.

Kedua, proses pebuatan. Dalam proses pembuatan rajutan tangan akan memakan waktu relatif lama jika disbanding dengan rajutan mesin. Dilansir dari detik.com ada beberapa yang belum bisa menggunkan mesin yakni teknik crongket (mirip dengan teknik rajutan)

Ketiga, dari harga. Bercermin dari waktu proses pembuatan harga dari rajutan tangan jaug lebih mahal dari pada rajutan mesin.

Jenis-Jenis Benang yang cocok Digunakan untuk Membuat Tas Rajut

Cara Membuat Tas Rajut

  • Benang Katun, memiliki warna variative, bertekstur halus dan dingin di kulit.

benang rajut

  • Benang Katun Kinion, Bertekstur halus, ringan, dan dingin di kulit. Namun, mudah mengembang.
  • Benang Katun Panda, bertektur lembut dan hangat di kulit.
  • Benang Katun Orchid, Bertekstur lembut, tapi pecah.
  • Benang Bulky, Lembut dan terbuat dari bahan acrylic.
  • Benang Poliester, tidak mudah kuntur dan kusut.

merajut tas

  • Benang Arcylic, ringan dan Dingin di Kulit.
  • Benang Nilon, bersifat kuat dan mengkilat.

Cara Membuat Tas Rajut

  • Benang Rayon, berbahan dasar semi sintetik dan tidak mudah kusut.

Cara Membuat Tas Rajut

Aneka Ragam Motif Rajutan yang Cocok untuk Tas Rajut

rajut benang

Merajut juga memiliki beberapa model unik loh, seiring berjalannya waktu perkembangan pasti selalu ada diberbagai aspek kehidupan baik dalam ranah bisnis maupun kesenian. Nah sama kaya rajutan guys… rajutan juga mulai berkembang dan beragam jenisnya.

Sebelum masuk pembahasan nih, ada sedikit catatatan, semua model rajutan semuanya cocok digunakan untuk model rajutan tas ya guys.. Enggak usah banyak basa-basi berikut Penjelasan Lengkapnya:

  • Garder Stitch

Model ini biasa dan cocok banget digunakan untuk pemula guys karena simple, no ribet-ribet club Hehehehheheh

  • Chinese Wave Stitch

Model rajutan ini dinenek moyangi oleh pola sebelumnya yakni garder stitch tapi yang membedakan Chinese wave stitch lebih halus, rata dan tanpa adanya tusuk purl.

  • Stockinette Stitch

Model rajutan ini lebih cocok digunakan sebagai Scraf, telapak meja, celemek bayi dan sejenisnya yang penting berbentuk persegi atau persegi panjang, karena apa?

Karena motif dari Stockinette stitch berbentuk garis-garis memanjang, kalau boleh diibaratkan kaya kepangan rambut yang berjajar-jajar tapi saling bertautan. hehehe

  • Seed Stitch

Rajutan ini memiliki bentu yang sama dibagian depan dan belkngnya meakipun tekstur yang dimiliki model rajutan ini sedikit menonjol, kalau diibaratkan seperti susunan biji kacang hijau yang berderet. Model ini biasa digunakan sebagai syal, dan sejenisnya..

  • The Cartridge Belt Rib Stitch

Pola ini mudah loh, Model rajutan ini pas dan cocok digunakan sebagai scraf, sweter dan sejenisnya.

  • Checkerboard Stitch

Model rajutan ini akan tampak motif kotak-kotak. Kotak kotak yang bagaimana?, kalian tau papan catur nah persis seperti itu. Jangan kawatir meskipun menggunakan 1 warna benang dalam merajutnya motifnya masih kelihatan jelas kok. So don’t worry guys..

  • The Netted Stitch

Pola ini akan memiliki tekstur yang menonjol dan berlubang seperti jaring.

  • Herringbone Stitch

Pola yang akan dihasilkan rajutan model ini akan berbentuk rajutan besar karena jarum.yang digunakan pun disarankan lebih besar dari pada ukuran benang, Selain itu, Tingkat kerapatan model rajutan ini juga sangat padat, jadi ini cocok banget buat rajutan syal, tas, hiasan rumah dan sejenisnya model ini juga tidak seribet yang dilihat Jadi jangan minder dulu.

  • The Purl Ridge Stitch

Paduan sederhana yang dihasilkan dari stockinette stich, purl dan knit.

  • Basketweave Stitch

Motif yang dihasilkan cinderung mirip dengan Checkerboard stitch Yang mirip kaya motif catur itu loh, tapi kan namanya mirip tidak selamanya sama persis. Jadi yang membedakannya ialah jumblah tusukan dan motif basketweave stitch yang membentuk paduan jajaran persegi panjang.

  • Bamboo Stitch

Sama seerti namanya motif yang dihasilkan dari model ini tampak seperti bambu. Dan jangan khawatir model ini dibuat dengan menggunakan teknik yang sama disetiap rajutannya, yang diperlukan hanya konsisten dengan jumblah tusukan yang diinginkan, misal nih dari awl kalian membuatnya lima tusukan lanjutkan seterusnya..

  • Rasberry Stitch

Kalian tau buah rasberi, kalau tau ya sudah hehehe. Motif ini cukup populer loh dan tergolong baru, dan sangat direkomendasikan untuk dicoba, yang lain juga sih sebenernya.

  • Honeycomb Stitch

Kalian tau sarang lebah kan? Lah penampakan dari model rajutan ini persis seperti sarang lebah (tentu ala rajutan ya guys), gabungan dari segi enam yang berjajar dan rapat jadi cocok banget dibuat untuk sweeter, selimut, sarung tangan dan lain sebagainya.

Dan masih banyak lagi dan akan lebih banyak lagi seiring dengan hadirnya manusia kreatif seperti kalian.

Cara Membuat Tas Rajut

Cara Membuat Tas Rajut

Nah, sampai juga kita pada tahap cara membuat tas rajut, masih semangat kan, seharusnya sih masih dan wajib, seperti biasa sebelum memasuki pembahasan inti saya akan menyamaikan beberapa catatan yang harus disampaikan yakni teknik memegang jarum rajut.

Ada dua jenis cara memegang jarum rajut pertama, kalian bisa menggunakannya seperti memggunakan pisau dan menggunakan pensil.

Yups, cukup itu saja catatannya. Supaya tidak terlalu banyak basa basi yuk simak penjelasan berikut ini:

Alat dan Bahan yang Perlu Disiapkan untuk Membuat Tas Rajut

Kalau mau membuat rajut, bahan dan alatnya harus disiapkan dulu, biar nanti enggak bingung mau buat tas eh bahan sama alatnya enggak ada heheh

  1. Gunting
  2. Benang (bisa menggunakan rekomendasi benang yang dijelaskan diatas ya, biar enggak bingung)
  3. Jarum rajut/hakpen dengan ukuran 0/1

Langkah-Langkah Cara Membuat Tas Rajut

Setelah bahan dan alat disiapkan mari kita simak dan perhatikan baik-baik langkah langkah cara membuat tas rajut ya..

Siapkan Simpul Awal (Rantai)

Bagaimana cara membuat simpul awalnya, perhatikan berikut ini:

  • Pegang hokpennya lalu ambilah benang.
  • Setelah itu lingkarkan benang pada hokpen jangan lupa sisakan benangnnya ya, setelah dilingkarkan baru kemudian sisa enang dimasukkan kedalam pola lingkaran yang dibuat tadi.
  • Lalu, masukan hakpen dari bawah ketengah lingkaran, dan tarik benang panjangnya.
  • Selanjutnya, Kaitkan hakpen pada benang dan tarik benangnya sampai keluar dari hakpen.
  • Lakukan secara berulang sampai pada ukuran yang diinginkan.

Pola Cara Membuat Tas Rajut

cara membuat tas rajut

Setelah membuat pola awal dan rantainya, kemudian dilanjutkan lagi dengan membentuk pola tas dan dompet yang kita inginkan, yuk simak

  • Kalian buat tusuk rantai sebanyak empat rantai, ya..
  • Kemudian, kaitkan hakpen pada benang lalu masukkan hakpen pada lubang kelima.
  • Setelah itu, kaitkan hakpen pada benang dan tarik benangnya hingga melewati lubang kelima
  • Selanjutnya, Hakpen yang dikaitkan benang tersebut tarik melewati satu buah lubang yang ada.  Ulangi lagi dengan melewati dua lubang.
  • Setelah itu, kaitan benang pada hakpen tarik melewati dua lubang terakhir
  • Lakukan secara berulang sampai memutari diameter tas dan dompet yang diinginkan.
  • Berapa banyak, ya.. Kurang lebih 3-4 baris.
  • Buatlah simpul keriting
  • Simpul keriting diawali dengan membuat tusuk rantai sebanyak 7 rantai.
  • Kemudian dilanjutkan dengan masukkan hakpen pada lubang ketiga yang kemudian kaitkan pada benang.
  • Tarik benang sampai melewati lubang yang dikaitkan tadi.
  • Setelah itu, kaitkan lagi benang lalu tarik hingga melewati dua lubang.
  • Lakukan terus menerus sampai kedua sisinya berkaitan, kaian bisa membuatnya 2-3 baris.
  • Kemudian buat lagi simpul rantai dilanjutkan dengan simpul kriting lakukan secara terus menerus sampai membentuk badan tas yang diinginkan.

Note: untik pembuatan dompet rajut kalian bisa menggunakan teknik yang sama, yang membedakannya hanya ukurannya saja

Untuk pegangan tas kalian bisa menggunakan rantai, atau membuatnya sendiri dengan menggunakan simpul rantai.

Usai kalian tau cara membuat tas dan dompet rajut kalian harus sering-sering praktekkan karena memang diperlukan latihan sesering mungkin, jadi kalau semisal dipercobaan pertama kalian gagal itu wajar kok, semua butuh proses. Tapi kalalu kalian berhasil dipercobaan pertama bagus dong tapi kalian harus tetap sering-sering latihan hehehehhe..

Keep spirit👍

“Gagal itu wajar, yang tidak wajar itu berlarut-larut dalam kegagalan tanpa mau memperbaikinya” -admin

Sekian yang bisa saya sampaikan, mengenai penjelasan singkat cara membuat tas rajut, semoga bermanfaat ya, kalau ada kesalahan saya juga minta maaf dengan seikhlas-ikhlasnya.

See you soon 😇